Minggu, 23 Mei 2010

Botol Sirup dan Kecap Mini



Botol ini menggambarkan botol kecap sebuah merek di kota saya tinggal, botol-botol ini terbuat dari batang kayu bundar kemudian dicat dengan poster color lalu divernis. Sedangkan di sampingnya ada sebuah teko kaleng yang terlihat tua, mungkin di zaman sekarang sudah jarang, tetapi tak ada salahnya dibuat untuk melengkapi dapur. Karena jumlah botol ada 6, saya pikir lebih baik dibuat kotaknya agar tidak berantakan. Semua barang-barang di atas hasil buatan sendiri, tidak sebentar memang dan rumit...maklum ukurannya kecil...

Benar-benar miniatur buatan sendiri

Ini ruang dapur dan isinya yang serba mini

Pada dasarnya saya sangat senang membuat sesuatu, sesuatu yang berguna secara langsung atau tidak, bahkan hanya untuk sekedar enak dilihat. Sudah lebih dari 4 bulan saya menekuni kerajinan jenis ini dan benar-benar menyukainya, walau perjalanannya menemui beberapa kendala tetapi tidak menyurutkan aku untuk mundur, sebab sebenarnya sejak kecil sudah menjadi hobi dan teman bermain, apapun halangannya aku harus mencari pemecahannya.
Miniatur ini benar-benar aku buat sendiri dengan segala keterbatasan yang ada baik bahan-bahannya maupun ilmunya. Bagaimana saya mengakali bahan yang hanya ada di sekitar lingkungan saya untuk membuat berbagai macam dekorasi pengisi rumah miniatur dan mewujudkannya hingga benar-benar ada. Ilmu? tentu saja saya manfaatkan internet, saya coba mempelajarinya dan implementasikan lewat tangan dan olala.... ada hasilnya.
Tentu saja tidak serta merta hasil yang saya buat langsung sesuai dengan apa yang saya inginkan, seperti biasanya selalu "trial and error" hingga saatnya memperoleh hasil yang baik. Sekali lagi saya tetap suka! apalagi setelah melihat hasilnya. Setiap hari sejak saat itu saya bergumul dengan keterampilan itu, tidak singkat dan tidak sedikit "cost" yang mesti dikeluarkan untuk ini, kembali lagi, karena saya menyukainya pengorbanan ini pun mesti dijalani. Kecuali roombox secara teknis dan keseluruhan dibuat sendiri, mulai dari desain hingga pembuatannya. Dibantu suami, roombox dibuat, awalnya rumah miniatur ini dibuat untuk menyimpan boneka barbie tetapi dalam perjalanannya cocok untuk pajangan, akhirnya dibuatlah miniatur dengan skala 1 : 12, sedangkan interiornya, hampir seluruhnya buatan sendiri.
Walau dengan segala keterbatasan, sudah seharusnya kita membuat sesuatu yang kita menyangka tidak bisa membuatnya, melalui tangan ini, apa yang kita inginkan wujudkanlah dalam tindakan nyata dan jangan mudah menyerah....

Kamis, 15 April 2010

Turorial Membuat lantai keramik

Ini cara sederhana membuat keramik untuk ruangan di rumah miniaturku, tetapi pengerjaannya cukup membutuhkan waktu lebih lama.
Bahan yang saya gunakan hanya karton tebal dan kertas stiker warna putih dan kuning


Ukur terlebih dahulu ruangan yang akan dipasang keramik lalu buatkan ukuran tersebut pada karton. Buatlah garis kotak untuk membantu/mengontrol pemasangan keramik dan buat juga ubun keramiknya dari kertas stiker


Buka dan tempelkan ubin stiker pada karton mengikuti garis kotak-kotak yang sudah dibuat


Tempelkan seperti ini, secara bergantian warnanya (selang-seling)


Ini dia sebagian telah ditempelkan....

Membuat Ranjang Mini

Ini ranjang mini pertama yang saya buat, mudah dan sederhana tetapi terlihat cukup elegan. Bahan yang saya gunakan adalah batang kayu jati dengan ukuran 15 mm x 6 mm, tripleks dengan ketebalan 6 mm, lem bening, sedangkan alat-alatnya palu, pahat, penggaris dan pensil.


Buatlah ukuran dimensi ranjang dengan skala 1:12, sesuaikan ukuran menyerupai dimensi realnya


Ini bahan untuk kaki-kaki ranjang, kaki yang panjang untuk bagian kepala ranjang dan kaki yang pendek untuk bagian depannnya. Buatlah sayatan atau lubang pada kayu, gunanya untuk menyangga tripleks


Beri lem bening pada lubangnya


Rekatkan kaki pada tripleks seperti gambar di atas


Lakukan langkah di atas pada kaki-kaki yang panjangnya


Keempat kaki ranjang sudah direkatkan


Buatkan pula sandaran ranjang seperti ini


Selipkan dan tempel dengan lem di antara kedua kaki ranjang


Lihat, elegen bukan? mungkin gayanya lebih ke gaya modern minimalis...

Tutorial Membuat Kasur Miniatur

Cara Membuat kasur miniatur dari kayu dengan skala 1:12.
Pertama mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat ranjang ini, bahan yang saya gunakan cukup sederhana dan bisa didapatkan dengan mudah. Ini bahan-bahannya :
kertas dus bekas kemasan apa saja, lem kertas, dakron lembaran (bahan pengisi badcover), kain katun bercorak dan polos.
Cara membuatnya lihat gambar :


Beri lem kertas di salah satu sisi kardus


rekatkan dengan kardus lain yang sama ukurannya


Beri kembali di salah satu sisi kedua kardus yang telah direkatkan tadi, dan siapkan dakron dengan ukuran yang sama dengan kardus


Rekatkan dakron ke kardus


Siapkan kain katun dengan ukuran yang lebih besar dari kardus yang telah direkatkan


Letakkan kardus di atas kain


Rekatkan sisi-sisi yang panjang ke kardus dengan lem kertas


Buat lipatan di keempat sudutnya seperti gambar di atas ini dan direkatkan dengan lem


Nah! seperti ini jadinya... Uups! tapi belum ada bantalnya....
Saya juga buatkan bantalnya, ini dia caranya...


Siapkan terlebih dahulu kain katun polos dengan dakron, ukurannya terserah anda asalkan pantas seperti ukuran realnya


Letakkan selembar dakron di atas kain


Lipat seperti gambar di atas, rekatkan dengan lem, biarkan kedua ujungnya tidak dilipat


Olala... pasang bantalnya seperti ini, kedua ujungnya dilipat dan diselipkan dibawah kasur
Selamat mencoba!...

Selasa, 23 Maret 2010

Oh... Betapa lamanya menghias roomboxku



Hampir separuh waktu dari keseharianku tercurahkan untuk membuat roomboxku agar lebih rasional. Sebisa mungkin tampangnya mirip ruang-ruang rumah sungguhan, makanya sedikit menguras tenaga dan pikiran. Setiap sudut ruangan diolah sedemikian rupa mulai dari warna dinding, lantai, plavon, jendela dan pintu, belum lagi ada beberapa ruangan menggunakan border wallpaper, ruangan dengan dinding berhias batu tempel, ruangan dengan dinding berhias bata merah ekspos dan ruangan lainnya dengan segala detailnya. Semua itu aku kerjakan satu persatu dengan sedikit kesabaran dan ketelitian walau sesekali merasa kesal, akhirnya selesai juga...

Roombox


"Bu, tolong buatkan rumah-rumahan buat si barbie dong..." pinta anakku Zahra. "Mana bisa ibu buatkan, nak?" jawab aku. "Ibu pasti bisa deh!"sela Zahra. "Masa sich?" guman aku.
Sedikit banyak ingatanku melayang jauh ke masa lalu, masa di mana aku bisa membuat furnitur miniatur dari kertas. "Hmmm...sudah seharusnya aku bisa!' pikirku. Dahulu, saat duduk di bangku SD, saya senang sekali membuat berbagai keterampilan dan jenis kerajinan yang paling aku senangi yaitu miniatur furnitur karena saya senang mendongeng kala itu sehingga agar dongengku ramai maka dibuatlah miniatur penunjangnya. Aku membuat dinding rumah-rumahan sebagai penyekat antar ruangan menggunakan potongan kayu, bahan furniturnya dari kertas karton putih (bekas boks sepatu). Selain dinding dan furniturnya, saya juga membuat tanaman pot, buku pajangan dan hiasan dindingnya, semuanya terbuat dari kertas...

"Sekarang pun saya harus bisa dong!" semangatku berkobar. Pada awalnya saya ingin membuat rumah untuk si barbie tetapi seiring dengan kemauanku yang kuat untuk bisa membuat rumah dan isinya miniatur akhirnya kuputuskan membuat doll house dengan skala 1 : 12. Dalam pengerjaannya saya meminta bantuan suami untuk membuat roombox. Roombox adalah kotak ruangan sebuah rumah miniatur, bisa terdiri satu ruangan atau lebih. Roombox-ku cukup besar terdiri dari 11 ruangan yaitu : 1 ruang tamu, 1 ruang keluarga, 1 ruang dapur, 3 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang mushola, 1 ruang menjahit, dan 1 ruang gudang. Dengan skala 1 : 12, roombox-ku cukup besar yakni ukuran dimensinya lebar 80 cm, tinggi 100 cm dan tebal 35 cm. Bentuknya sederhana dan tidak detail seperti halnya rumah sungguhan karena awalnya saya hanya ingin menunjukkan kondisi ruangan dengan berbagai isinya sehingga tidak perlu bentuk yang representatif. Roombox sudah dibuat, tinggal bagaimana dan dengan apa saya mengisi setiap ruangannya.